<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk Jamaah Islam Pemersatu</title>
	<atom:link href="http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com</link>
	<description>Berlomba-lomba Dalam Kebaikan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Sep 2009 02:40:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Rubrik Tanya-Jawab oleh wawan</title>
		<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/2009/03/02/rubrik-tanya-jawab/#comment-66</link>
		<dc:creator>wawan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 02:40:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/?p=71#comment-66</guid>
		<description>pak ustad saya bertanya... apabila kita shalat istikharah utk memilih pilihan mana yg terbaik bwt kita, ttp kita sendiri tdk tau bgm cara ALLAH memberikan jwbn-NYA apakah selalu melalui mimpi? sedangkan mimpi itu sendiri kadang tjd persis spt yg diimpikan kadang tjd sebaliknya? mohon jwbnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak ustad saya bertanya&#8230; apabila kita shalat istikharah utk memilih pilihan mana yg terbaik bwt kita, ttp kita sendiri tdk tau bgm cara ALLAH memberikan jwbn-NYA apakah selalu melalui mimpi? sedangkan mimpi itu sendiri kadang tjd persis spt yg diimpikan kadang tjd sebaliknya? mohon jwbnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rubrik Tanya-Jawab oleh sony</title>
		<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/2009/03/02/rubrik-tanya-jawab/#comment-64</link>
		<dc:creator>sony</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 14:09:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/?p=71#comment-64</guid>
		<description>bgmn hukumnya org yg mngaku keturunan nabi dan mngaku  srng mimpi ketemu nabi dan dia mmbanggakan dihadapan banyak org,mhn penjelasan dan dasar hukumnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bgmn hukumnya org yg mngaku keturunan nabi dan mngaku  srng mimpi ketemu nabi dan dia mmbanggakan dihadapan banyak org,mhn penjelasan dan dasar hukumnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rubrik Tanya-Jawab oleh adhe</title>
		<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/2009/03/02/rubrik-tanya-jawab/#comment-63</link>
		<dc:creator>adhe</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 13:55:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/?p=71#comment-63</guid>
		<description>bgmn hukumnya org tdk puasa dlm bln romadhon krn halangan lalu dia berhubungan suami istri.mhn penjelasan dan dalilnya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bgmn hukumnya org tdk puasa dlm bln romadhon krn halangan lalu dia berhubungan suami istri.mhn penjelasan dan dalilnya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rubrik Tanya-Jawab oleh didit</title>
		<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/2009/03/02/rubrik-tanya-jawab/#comment-61</link>
		<dc:creator>didit</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 00:35:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/?p=71#comment-61</guid>
		<description>assalamualaikum pak ustad, mo nanya nich!!! 0rang dikatakan musafir itu yang bagaimana? trus adakah keringanan untuk melaksanakan ibadah, terutama sholat fardhu n sholat jum&quot;at</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum pak ustad, mo nanya nich!!! 0rang dikatakan musafir itu yang bagaimana? trus adakah keringanan untuk melaksanakan ibadah, terutama sholat fardhu n sholat jum&#8221;at</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rubrik Tanya-Jawab oleh latifah</title>
		<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/2009/03/02/rubrik-tanya-jawab/#comment-60</link>
		<dc:creator>latifah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 07:13:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/?p=71#comment-60</guid>
		<description>mau nanya ustadz ?  saya sering dengar seorang ustadz menyebut kata Tawassul dan keutmaannya , yang ingin saya tanyakan _ apa pengertian tawassul yang sebenarnya ?               _ apa betul kalau orang berdo&#039;a dengan melakukan tawassul pada para nabi, wali2, ortu,dls. bisa cepat sampai /diterima oleh Alloh dan di ijabahi  ? mohon penjelasannya  trims.  Wassalaam .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau nanya ustadz ?  saya sering dengar seorang ustadz menyebut kata Tawassul dan keutmaannya , yang ingin saya tanyakan _ apa pengertian tawassul yang sebenarnya ?               _ apa betul kalau orang berdo&#8217;a dengan melakukan tawassul pada para nabi, wali2, ortu,dls. bisa cepat sampai /diterima oleh Alloh dan di ijabahi  ? mohon penjelasannya  trims.  Wassalaam .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rubrik Tanya-Jawab oleh jamaahislampemersatu</title>
		<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/2009/03/02/rubrik-tanya-jawab/#comment-59</link>
		<dc:creator>jamaahislampemersatu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 02:21:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/?p=71#comment-59</guid>
		<description>U Latifah pada prinsip kehidupan keluarga seorang muslim adalah Kuu anfusakum wa’ahlikum naara (selamatkanlah dirimu dan keluargamu). Dalam pengertian ayat ini agar kita senantiasa menjaga dirinya terlebih dahulu dari hal2 yang dilarang agama dengan cara menjalankan perintah agama supaya bisa dijadikan contoh oleh anggota keluarganya yang lain seperti anak,istri,saudara dst-nya. Laqod kaana lakum fii rasulillahi uswatun khasanah. Sungguh didalam dirimu (yang telah menjalankan sunnah2 Nabi Muhamaad) itu akan menjadi contoh baik bagi yang lainnya (ini tafsir afikatif). Bukan hanya memberitahu bahwa sungguh di dalam diri Rasulullah itu adala suri tauldan yang baik.
Sudah barang tentu bagi kehidupan seorang muslim harus mementingkan syiar agama Alloh. Hanya saja yang perlu dipahami adalah bentuk syiar itu tidak melulu yang berbau aktifitas di masjid atau yang lainnya. Memberi warna kehidupan keluarga agar seperti keluarga Rasulullah itu sendiri adalah aktivitas syiar fi sabilillah. Jadi jangan menelantarkan keluarga dengan alasan syiar agama. tetapi ingat…sebuah keluarga yang sudah dibangun dengan landasan islam akan sama-2 bahu membahu didalam melakukan syiar agama islam. Kompak nih yee…!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>U Latifah pada prinsip kehidupan keluarga seorang muslim adalah Kuu anfusakum wa’ahlikum naara (selamatkanlah dirimu dan keluargamu). Dalam pengertian ayat ini agar kita senantiasa menjaga dirinya terlebih dahulu dari hal2 yang dilarang agama dengan cara menjalankan perintah agama supaya bisa dijadikan contoh oleh anggota keluarganya yang lain seperti anak,istri,saudara dst-nya. Laqod kaana lakum fii rasulillahi uswatun khasanah. Sungguh didalam dirimu (yang telah menjalankan sunnah2 Nabi Muhamaad) itu akan menjadi contoh baik bagi yang lainnya (ini tafsir afikatif). Bukan hanya memberitahu bahwa sungguh di dalam diri Rasulullah itu adala suri tauldan yang baik.<br />
Sudah barang tentu bagi kehidupan seorang muslim harus mementingkan syiar agama Alloh. Hanya saja yang perlu dipahami adalah bentuk syiar itu tidak melulu yang berbau aktifitas di masjid atau yang lainnya. Memberi warna kehidupan keluarga agar seperti keluarga Rasulullah itu sendiri adalah aktivitas syiar fi sabilillah. Jadi jangan menelantarkan keluarga dengan alasan syiar agama. tetapi ingat…sebuah keluarga yang sudah dibangun dengan landasan islam akan sama-2 bahu membahu didalam melakukan syiar agama islam. Kompak nih yee…!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rubrik Tanya-Jawab oleh Latifah</title>
		<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/2009/03/02/rubrik-tanya-jawab/#comment-58</link>
		<dc:creator>Latifah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 02:19:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/?p=71#comment-58</guid>
		<description>aku ikut nanyak ya ustadh ? didalam rumah tangga yang menjadi pimpinan adalah seorang ayah . nah yang aku tanyakan : 1 menurut islam apa saja yang harus /wajib dipenuhi oleh sang ayah terhadap keluarga. ? 2. seorang ayah yang lebih mementingkan kesosialannya {dijalan Alloh }dari pada keluarganya bagaimana hukumnya ? mohon penjelasannya . trmks.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku ikut nanyak ya ustadh ? didalam rumah tangga yang menjadi pimpinan adalah seorang ayah . nah yang aku tanyakan : 1 menurut islam apa saja yang harus /wajib dipenuhi oleh sang ayah terhadap keluarga. ? 2. seorang ayah yang lebih mementingkan kesosialannya {dijalan Alloh }dari pada keluarganya bagaimana hukumnya ? mohon penjelasannya . trmks.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rubrik Tanya-Jawab oleh jamaahislampemersatu</title>
		<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/2009/03/02/rubrik-tanya-jawab/#comment-56</link>
		<dc:creator>jamaahislampemersatu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 01:59:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/?p=71#comment-56</guid>
		<description>Kalau jawaban islam jelas2 melarang minuman keras bagi pengikutnya. Tetapi kalau mengenai soal kebijakan pemerintah, saya sendiri kurang jelas/tahu pertimbangannya apa sehingga masih memperbolehkan beroperasinya pabrik miras tersebut meskipun sudah tahu pengaruh negatifnya. Mungkin ada pihak pemerintah yang bisa membantu saya menjawab pertanyan pak Fulan ini. Tetapi yang pasti pak Fulan sendiri nggak suka miras kan..? itu sudah siip.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau jawaban islam jelas2 melarang minuman keras bagi pengikutnya. Tetapi kalau mengenai soal kebijakan pemerintah, saya sendiri kurang jelas/tahu pertimbangannya apa sehingga masih memperbolehkan beroperasinya pabrik miras tersebut meskipun sudah tahu pengaruh negatifnya. Mungkin ada pihak pemerintah yang bisa membantu saya menjawab pertanyan pak Fulan ini. Tetapi yang pasti pak Fulan sendiri nggak suka miras kan..? itu sudah siip.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rubrik Tanya-Jawab oleh jamaahislampemersatu</title>
		<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/2009/03/02/rubrik-tanya-jawab/#comment-55</link>
		<dc:creator>jamaahislampemersatu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 01:53:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/?p=71#comment-55</guid>
		<description>Kaafa artinya menyeluruh ,berarti bagi setiap umat islam wajib menerapkan syariat islam secara totalitas untuk masing-2 pribadinya terlebih dahulu. ingat mulai dari dirinya terlebih dahulu. Kebanyakan kaafa secara &#039;emosional&#039; berkeinginan merubah semua masyarakat itu harus mengikutinya. Islam tidak perlu melakukan propaganda yang kurang simpatik. Lakukanlah hukum islam yang diterapkan dengan akhlak mulia yang menjadikan orang lain simpati maka nanti dengan sendirinya orang lain (1 orang..2 orang..10 orang..dst.) akan suka melakukan seperti apa yang kita lakukan. Itulah kaafa dengan sendirinya. Bukan arti kaafa itu  frontal memaksa orang lain yang notabene kadang asing dengan islam, tidak mengerti betul yang sebenarnya islam  itu apa, lalu kita memaksa dia harus mengikuti seperti yang kita lakukan, Coba andai kata kita sendiri dipaksa dengan sesuatu hal yang kita tidak mengerti betul tentang itu. Akankah kita mengikutinya langsung..?
Masalah poligami dalam islam itu hanya salah satu solusi dari permasalahan perkawinan. Bukan instruksi wajib atau keharusan. Sehingga tidak perlu kita perdebatkan masalahnya. Karena tiap orang tidak melulu mendapat kebuntuan dalam masalah perkawinan yang harus mengambil jalan poligami. Yang sanggup menjalani kehidupan poligami oke-2 saja dan tidak menjadi masalah bagi bagi keluarganya. Karena itu kenapa orang lain pada ribut. Kalau seumpama terjadi masalah dalam pernikahan poligaminya. Itukan urusan pribadi keluarganya sendiri betul tidak...? Lalu mengapa orang lain juga pada ribut. Permasalahan polemik poligami diributkan karena masing-2 ingin pihak lain menerapkan seperti gaya perkawinan masing-2. Silahkan menjalani kehidupan perkawinan dengan gaya masing-2 yang penting bisa mencapai tujuan sakinah mawaddah warahmah. Betul tidaaak..?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kaafa artinya menyeluruh ,berarti bagi setiap umat islam wajib menerapkan syariat islam secara totalitas untuk masing-2 pribadinya terlebih dahulu. ingat mulai dari dirinya terlebih dahulu. Kebanyakan kaafa secara &#8216;emosional&#8217; berkeinginan merubah semua masyarakat itu harus mengikutinya. Islam tidak perlu melakukan propaganda yang kurang simpatik. Lakukanlah hukum islam yang diterapkan dengan akhlak mulia yang menjadikan orang lain simpati maka nanti dengan sendirinya orang lain (1 orang..2 orang..10 orang..dst.) akan suka melakukan seperti apa yang kita lakukan. Itulah kaafa dengan sendirinya. Bukan arti kaafa itu  frontal memaksa orang lain yang notabene kadang asing dengan islam, tidak mengerti betul yang sebenarnya islam  itu apa, lalu kita memaksa dia harus mengikuti seperti yang kita lakukan, Coba andai kata kita sendiri dipaksa dengan sesuatu hal yang kita tidak mengerti betul tentang itu. Akankah kita mengikutinya langsung..?<br />
Masalah poligami dalam islam itu hanya salah satu solusi dari permasalahan perkawinan. Bukan instruksi wajib atau keharusan. Sehingga tidak perlu kita perdebatkan masalahnya. Karena tiap orang tidak melulu mendapat kebuntuan dalam masalah perkawinan yang harus mengambil jalan poligami. Yang sanggup menjalani kehidupan poligami oke-2 saja dan tidak menjadi masalah bagi bagi keluarganya. Karena itu kenapa orang lain pada ribut. Kalau seumpama terjadi masalah dalam pernikahan poligaminya. Itukan urusan pribadi keluarganya sendiri betul tidak&#8230;? Lalu mengapa orang lain juga pada ribut. Permasalahan polemik poligami diributkan karena masing-2 ingin pihak lain menerapkan seperti gaya perkawinan masing-2. Silahkan menjalani kehidupan perkawinan dengan gaya masing-2 yang penting bisa mencapai tujuan sakinah mawaddah warahmah. Betul tidaaak..?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rubrik Tanya-Jawab oleh jamaahislampemersatu</title>
		<link>http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/2009/03/02/rubrik-tanya-jawab/#comment-54</link>
		<dc:creator>jamaahislampemersatu</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 01:31:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://jamaahislampemersatu.wordpress.com/?p=71#comment-54</guid>
		<description>U Salma setiap negara tentu memberlakukan hukum yang disetujui oleh undang-2 negara tersebut, meskipun di negara itu juga ada beberapa undang-2 versi agama/faham masing-2. Nah bagaimana jadinya kalo setiap agama/faham yang diakui negara itu menerapkan hukuman seperti ajarannya masing-2..?. Kalau sudah begitu tentu harus ada acuan hukum jelas yang disyahkan oleh negara. Kalaulah hukum islam mengenai potong tangan disyahkan sebagai undang-2 mengapa tidak. Tetapi jika tidak maka kita tidak boleh menerapkan hukum versi sendiri di negara itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>U Salma setiap negara tentu memberlakukan hukum yang disetujui oleh undang-2 negara tersebut, meskipun di negara itu juga ada beberapa undang-2 versi agama/faham masing-2. Nah bagaimana jadinya kalo setiap agama/faham yang diakui negara itu menerapkan hukuman seperti ajarannya masing-2..?. Kalau sudah begitu tentu harus ada acuan hukum jelas yang disyahkan oleh negara. Kalaulah hukum islam mengenai potong tangan disyahkan sebagai undang-2 mengapa tidak. Tetapi jika tidak maka kita tidak boleh menerapkan hukum versi sendiri di negara itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
